Join us: +6221-56960586 Gedung Utama Lantai 11 Jl.Letjen.S.Parman No.1 Jakarta 11440

Print PDF

Panduan Skripsi - Bab II

Article Index
Panduan Skripsi
Landasan Teori
Metode Penelitian
Penyusunan Laporan Skripsi
Tata Cara Penulisan
Pedoman Penilaian skripsi
Ketentuan Pokok Pelaksanaan Ujian Skripsi
Pelanggaran Akademik
All Pages

 

BAB II

LANDASAN TEORI/TINJAUAN PUSTAKA

Landasan Teori atau Tinjauan Pustaka berisi uraian mengenai teori maupun literatur ilmiah lainnya yang digunakan untuk menganalisis hasil penelitian sehingga mampu menjawab permasalahan maupun menggambarkan suatu fenomena secara holistik.

Selain itu, Landasan Teori/Tinjauan Pustaka memuat pemecahan atas problem yang telah dirumuskan, kerangka pemikiran dan hipotesis (jika ada).

A. Teori yang terkait dengan topik penelitian

Memuat teori komunikasi yang relevan dengan topik penelitian. Formulasi dalam penulisan tidak harus diawali dengan judul ”Teori Komunikasi” tetapi dapat berupa judul lain yang sejalan dengan fokus penelitian atau sudut pandang penulis tentang teori komunikasi tersebut yang dijadikan rujukan penelitian. Contoh judul sub-bab: Komunikasi dalam Perspektif Gender, Dinamika Komunikasi dalam Public Relations, Konvergensi Budaya sebagai Efek Komunikasi.

B. Hasil Penelitian yang Relevan (jika ada)

Hasil penelitian yang relevan dengan permasalahan (problem) atau fenomena yang diteliti juga dapat digunakan sebagai referensi, seperti skripsi, tesis, disertasi, jurnal ilmiah, laporan hasil penelitian, sumber lain yang dapat dipakai sebagai referensi untuk menunjang penelitian.

C. Kerangka Pemikiran

1. Penelitian Kuantitatif

Kerangka pemikiran dibuat dalam bentuk bagan dan/atau uraian (narasi). Kerangka pemikiran penelitian kuantitatif merupakan inti penelitian yang terdiri dari:

1) Tahap perencanaan berisi : obyek/variabel penelitian

2) Tahap pelaksanaan berisi : sub variabel penelitian/dimensi, identifikasi dan definisi variabel serta data yang diperlukan.

3) Tahap penyelesaian : tujuan akhir penelitian.

Dalam kerangka pemikiran juga memuat definisi variabel dan identifikasi variabel.

a) Definisi Konsep, Variabel atau Unsur

Dalam skripsi kuantitatif (baik pendekatan statistik maupun matematik biasa) variabel yang digunakan harus didefinisikan. Dalam skripsi kualitatif yang harus didefinisikan adalah konsep-konsep/unsur-unsur yang akan digunakan dalam menganalisis permasalahan (problem).

b) Indentifikasi Konsep, Variable atau Unsur

Dalam skripsi kuantitatif (pendekatan statistik) identifikasi variabel meliputi nama variabel dan fungsinya sebagai variabel dependen atau independent (jika menggunakan regresi); untuk pendekatan matematik biasa identifikasi data mengemukakan kaitan, pengaruh, relevansi data kuantitatif yang bersangkutan dengan permasalahan (problem) yang diteliti. Dalam skripsi kualitatif identifikasi konsep/unsur mengemukakan bagaimana kaitan, pengaruh, relevansi unsur yang akan digunakan dalam menganalisis, dengan permasalahan (problem) yang diteliti.

c) Hipotesis (kalau ada)

(1) Untuk penelitian deskriptif : penelitian yang dilakukan terhadap variable mandiri, tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan dengan variable lain.

(2) Untuk penelitian komparatif : penelitian yang bersifat membandingkan terhadap variabel mandiri tetapi untuk sampel yang lebih dari satu.

(3) Pada penelitian kuantitatif, penelitian adalah bersifat logico – hypothetico - verification dengan berdasarkan data empirik; untuk penelitian jenis ini digunakan hipotesis.

2. Penelitian Kualitatif

Kerangka pemikiran dibuat dalam bentuk bagan dan/atau uraian (narasi). Dalam kerangka pemikiran juga memuat definisi konsep, definisi operasional/operasionalisasi konsep, fokus penelitian.

Untuk penelitian kualitatif, hipotesis bukan merupakan keharusan. Jika penelitian kualitatif akan menggunakan hipotesis dapat menggunakan hipotesis kerja yang bisa berubah di lapangan penelitian.